Rabu, 02 Oktober 2013

G a l a u



          Sore ini pulang kantor aku berlomba dengan waktu dan macet, setiap harinya pun begitu. Pekerjaan membuat aku seperti budak, seperti robot yang setiap saat harus siap melakukan apapun. Huh….kuhempaskan badanku dikursi, rasanya capek sekali kalau tiap hari harus begini. Aku harus sabar dan harus lebih dalam lagi belajar mengenal hati, banyak dari kehidupan ini yang harus kupelajari dan kupahami.


          Pikiranku mulai melayang jauh, bukankah ini yang aku inginkan ? Bekerja dari pagi sampai larut malam, dan ketika aku pulang yang kuinginkan adalah tidur, tak ada yang lainnya. Yah… ini memang yang kuinginkan, ini memang pelarianku sebagai kompensasi dari kurangnya latar belakang sekolah yang kujalani. Walau punya masa dinas yang sudah 30 tahun, beberapa gubernur yang menjabat di BI-pun sudah kualamai dari Mulai Pak Arifin M. Siregar yang gagah dan sangat santun sampai Pak Agus Martowardoyo saat ini.

          Tapi kini aku mulai berpikir, tak bisa kualihkan semuanya seperti ini. Karena aku juga tak akan berhenti memikirkannya. Kala kusendiri tak ada yang bisa mencegah datangnya pikiran itu. Rasa ingin menjadi lebih besar dari sekarang selalu menerpa di akhir masa dinasku yang tinggal 7 tahun lagi.

          Kini aku mulai bertanya, apa DSDM masih peduli pada orang seperti-ku ? Setelah 11 tahun bekerja diposisi seperti sekarang sebagai G III yang promosi melalui macam macam tes, bikin makalah dan wawancara ? Apa DSDM masih memikirkan orang macam aku, sekolah cuma sampai SMA, walau macam macam PMK mulai dari yang ecek ecek sampai dengan yang serius telah kuikuti. Apakah aku harus menerima kekalahan ini tergilas oleh yang kuliah walaupun kuliahnya sabtu minggu cuma absen doang nggak pernah ikut belajar. Apakah Tuhan masih mau menitipkan pangkat yang lebih tinggi padaku?. Rasa galau selalu ada setiap kupikirkan semua ini, jangan - jangan harapanku ini akan sia - sia belaka sampai aku pensiun nanti.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar